Login Member
Username:
Password :
Agenda
29 November 2014
M
S
S
R
K
J
S
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6

Di awal tahun 1980  jumlah lulusan SMP di kabupaten Bojonegoro semakin besar. Sementara itu jumlah SMA Negeri di Bojonegoro hanya terdiri atas tiga sekolah SMA Negeri. Oleh karena itu tidak mungkin tiga sekolah negeri tersebut dapat menampung lulusan SMP yang begitu besar jumlahnya. Walaupun sekolah – sekolah swasta berpartisipasi untuk menampung jumlah lulusan SMP namun keinginan masyarakat  untuk melanjutkan sekolah negeri tetap menjadi pilihan utama. Untuk menampung lulusan SMP yang berada di wilayah Bojonegoro luar kota bagian barat maka di Kalitidu tepatnya di desa Wotanngare sekitar 1 km kearah selatan pertigaan jalan raya antara Bojonegoro – Cepu pada tahun 1982 didirikan sebuah sekolah SMA Negeri yang kemudian bernama SMA Negeri 1 Kalitidu.

            SMA Negeri 1 Kalitidu dibangun diatas tanah seluas sekitar 1,5 hektar, memiliki posisi yang ideal untuk belajar, lokasinya jauh dari kebisingan , ditunjang dengan suasana alam yang masih murni dikelilingi pepohonan yang rindang membuat udara segar tidak ada polusi udara, serta berada ditengah-tengah masyarakat semi perkotaan menambah suasana belajar menjadi nyaman, kondusif dan dinamis. SMA Negeri 1 Kalitidu diresmikan berdirinya oleh Bupati Bojonegoro tanggal 18 Agustus 1982, sementara itu penggunaan gedung untuk tempat proses belajar mengajar  diresmikan oleh Camat  Kalitidu- Sutardjo pada bulan September 1982.

            Sebelum diresmikan SMA Negeri 1 Kalitidu merupakan Fillial dari SMA Negeri 1 Bojonegoro sistem administrasi masih dikendalikan dari SMAN 1 Bojonegoro. Untuk kegiatan belajar mengajar tenaga pendidikan sebagian besar dari tenaga SMAN 1 Bojonegoro, selain itu juga bantuan guru PPL dari IKIP Negeri terjadwal tiga bulan sekali bergantian gelombang berikutnya.

            Tatkala SMA Negeri 1 Kalitidu resmi didirikan, pembangunan gedung sekolah selesai dan siap digunakan baru bulan Oktober 1982, tetapi proses belajar mengajar sudah dimulai sejak tanggal 15 Juli 1982 dengan menggunakan gedung SMPN 1 Kalitidu sehingga masuk pada siang hari setelah proses belajar mengajar SMP selesai. Ketika itu SMA Negeri 1 Kalitidu masih memiliki tiga local kelas dan satu WC siswa, kantor  tata usaha dan guru serta satu unit perumahan panjaga sekolah. Kepala sekolah yang  pertama adalah Soekisno seorang guru senior dari SMA Negeri 1 Bojonegoro. Sedangkan staf pengajar adalah guru-guru SMAN 1 Bojonegoro, SMP Negeri 1 Kalitidu serta guru-guru PPL yang berasal dari mahasiswa, mahasiswa tingkat akhir IKIP Surabaya yang secara periodik berganti-ganti setiap tiga bulan sekali sampai tahun 1984. Sejak tahun 1984 mulailah secara berangsur-angsur SMA Negeri 1 Kalitidu mendapat jatah guru tetap dari pemerintah.

            Pengembangan sarana sekolah terus diupayakan sehingga tahun 1985 telah berhasil di bangun satu unit gedung perpustakaan, satu unit gedung laboratorium IPA, serta penambahan tiga lokal kelas dan satu gedung ketrampilan. Tahun 1991 SMA Negeri 1 Kalitidu telah berhasil menambah dua lokal kelas serta fasilitas lainnya berupa satu unit peralatan musik untuk menunjang kegiatan ekstrakurikuler yang kemudian berhasil mengantarkan siswa SMA Negeri 1 Kalitidu menjadi juara III lomba paduan suara tingkat Kabupaten. Keberadaan SMA Negeri 1 Kalitidu, semakin populer terbukti banyaknya lulusan SMP yang masuk ke SMA Negeri 1 Kalitidu tidak  berasal dari SMP wilayah barat Bojonegoro saja tetapi tidak sedikitpun lulusan SMP luar kota bagian timur Bojonegoro melanjutkan ke SMA Negeri 1 Kalitidu.

            Pada tahun 1990 prestasi SMA Negeri 1 Kalitidu semakin meningkat baik dalam bidang akademik maupun bidang olahraga. Prestasi akademik dibuktikan dengan banyaknya lulusan SMA Negeri 1 Kalitidu diterima di Perguruan Tinggi Negeri baik melalui jalur UMPTN maupun jalur PMDK, sedangkan prestasi olahraga dapat dibuktikan  dengan seringnya kontingen SMA Negeri 1 Kalitidu meraih juara dalam setiap lomba tingkat kecamatan maupun tingkat kabupaten. Pada saat itu sarana prasarana sekolah sudah mulai cukup memadahi termasuk jumlah staf pengajarannya sebagai hasil kerjasama yang baik antara sekolah, warga masyarakat dan orang tua murid, maka SMA Negeri 1 kalitidu semakin mendapat kepercayaan masyarakat secara luas. Terbukti dengan semakin banyak lulusan SMP kota justru melanjutkan studi ke SMA Negeri 1 Kalitidu. Ini mununjukkan persamaan kualitas antara SMA Negeri 1 Kalitidu dengan SMA Negeri dalam kota. Siswa –siswa SMA Negeri 1 Kalitidu tidak hanya mampu bersaing dengan sekolah-sekolah di kota tetapi justru mampu mengungkulinya.

            Sejak tahun 2002 sering dengan kebijaksanan pemerintah tentang Manajemen Berbasis Sekolah ( MBS ) maka SMA Negeri 1 Kalitidu telah melakukan lompatan jauh kedepan berdasarkan prinsip-prinsip manajemen berbasis sekolah ( MBS). Dalam upaya menuju sekolah efektif SMA Negeri 1 kalitidu telah melaksanakan langkah-langkah sbb :

  • Setiap mengambil kebijakan sekolah selalu melibatkan semua pihak baik guru, orangtua murid, dan komite sekolah.
  • Membentuk tim-tim adhoc ( tim ahli ) dalam merealisasikan setiap pengambilan keputusan yang sesuai dengan tugas yang diembannya.
  • Menjalin kerjasama dengan lembaga-lembaga lain diluar sekolah, seperti kerjasama dengan Exxon mobil, perguruan tinggi Negeri maupun Swasta, dengan pemerintah daerah dan lembaga lain yang mendukung dan memberikan  kontribusi terhadap pengembangan dan kemajuan sekolah.

Disamping itu untuk meningkatkan skil warga sekolah, SMAN 1 Kalitidu mengadakan pengembangan  sumber daya manusia (SDM) melalui berbagai pelatihan, agar para warga sekolah memahami dan dapat melaksanakan berbagai teknik sesuai dengan tugas dan keahliannya, seperti pelatihan pengoperasian internet, pelatihan, penguasaan komputer, melakukan workshop KBK, live skill dll. Selain itu telah dikembangkan pula penulisan artikel, atau makalah bagi para guru. Penulisan artikel atau makalah ini penting guna mendapatkan tanggapan dari lingkungan kollegial dan professional. Penulisan artikel merupakan jasa untuk menambah pengetahuan dan wawasan dalam kalangan yang lebih luas, dalam karya tulis terbawa juga perhatian pada penggunaan bahasa yang penting fungsinya sebagai wahana pengungkap pikiran. Penggunaan bahasa yang baik dan jelas, tertibnya arus pikiran dapat dijadikan teladan bagi para siswa. Program – program sekolah diinformasikan secara jelas bersifat tidak memihak serta mudah dilihat (transparan). Dengan menggunakan sistem informasi yang jelas maka masyarakat akan mudah dan dapat mengetahui keadaan. SMA Negeri 1 Kalitidu secara obyektif, komprehensif antara lain berkaitan dengan keadaan dan kemampuan guru, prestasi siswa, kepuasan orang tua dan siswa sendiri serta visi dan misi sekolah.

            Dalam melaksanakan management berbasis sekolah SMA Negeri 1 Kalitidu sejak tahun 2003 telah menyusun system penghargaan (Reward) untuk memberikan penghargaan kepada guru maupun siswa yang berprestasi, agar para guru dapat termotivasi untuk meningkatkan kinerjanya sebagai guru yang professional. Sementara itu murid juga termotivasi untuk lebih meningkatkan prestasi belajarnya. Berbagai upaya telah dilakukan dalam meningkatkan kinerja sekolah sehingga SMA Negeri 1 Kalitidu dapat meraih Akreditasi sekolah tipe A berdasarkan surat keputusan Badan Akreditasi Sekolah No.04/5/BASDA-P/I/2005, provinsi Jawa Timur tgl 25 Januari 2005.

            Prestasi siswa semakin meningkat dengan dibuktikan prosentase kelulusan ujian nasional sering mencapai 100%, kegiatan lomba KIR seringkali meraih juara umum baik tingkat kabupaten maupun tingkat propinsi. Lomba olimpiade IPA, SMA Negeri 1 Kalitidu selalu mengirimkan siswa –siswi terbaiknya, sementara itu cabang olahraga, seni, kepramukaan , PMR dll. selalu ikut serta dalam setiap event-event penting baik tingkat kabupaten maupun provinsi.

            Dalam melaksanakan Kurikulum Berbasis Kompetensi agar para siswa kompeten dalam arti memiliki pengetahuan, ketrampilan dan nilai-nilai dasar untuk melakukan sesuatu, maka strategi dan metode belajar di SMA Negeri 1 Kalitidu semakin disempurnakan dengan menggunakan metode belajar mengajar secara modern berbasis ICT (Information Communication Technologi), maka dari itu SMA Negeri 1 Kalitidu telah menyediakan sarana – sarana penunjang seperti; multi media elektronik, laboratorium Bahasa, laboratorium IPA yang semakin disempurnakan, perpustakaan yang semakin representatif, buku-buku referensi maupun buku sirkulasi semakin bertambah lengkap. Fasilitas computer, internasional Network (internet), serta fasilitas penunjang lainnya sudah cukup memadahi. Kinerja sekolah yang terakreditasi Tipe A, prosentase kelulusan yang cukup tinggi, proses belajar mengajar ditunjang dengan sarana yang cukup memadahi, maka SMA Negeri 1 Kalitidu cukup layak untuk menuju menjadi sekolah Kategori Mandiri dan saat ini SMA Negeri 1 Kalitidu dalam proses untuk memperoleh sertifikat ISO 9001:2008.

            Perjalanan panjang SMA Negeri 1 Kalitidu telah berlangsung selama 25 tahun lebih. Kini SMA Negeri 1 Kalitidu telah berusia lebih dari seperempat abad sedang merindukan dan siap menanti kehadiran mereka yang benar-benar ingin berprestasi untuk studi di SMA Negeri 1 Kalitidu



Sejak saat itu pergantian pimpinan sekolah dapat diurutkan sebagai berikut :

  1. SOEKISNO, BA   ( 1982-1990 )
  2. Dra. SRI SUBEKTI ( 1990 – 1994 )
  3. Drs. SANUSI BUDI S. ( 1994 – 1996 )
  4. Dra. MAMI MARTOEMI ( 1996 – 1998 )
  5. Drs. MAD GHUFRON ( 1998 – 2001 )
  6. Drs. TEGUH SUPRIYADI, M. M ( 2001-2008 )
  7. Drs. M. ZEN DAHLAN, M. Pd. ( 2008 – 2010 )
  8. Drs. SURODJO ( 2010 – 2011 )
  9. Drs. PUJI WIDODO, M.M ( JUNI-NOPEMBER 2011 )
  10. Drs. PARMIN, M. Pd. ( NOPEMBER 2011 – SEKARANG )